BONDOWOSO – Kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui pendampingan usaha ekonomi warga. Hal ini ditunjukkan Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan, Serda Didit Yuhandoko, yang melaksanakan pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produksi tempe milik Bapak Ulum di Dusun Dakon, Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Selasa (27/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serda Didit menyambangi langsung tempat usaha milik warga untuk melihat aktivitas produksi tempe sekaligus menjalin komunikasi dan memberikan dukungan kepada pelaku UMKM agar terus mengembangkan usahanya.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat menjadi bentuk nyata pembinaan teritorial (Binter) TNI AD. Melalui pendekatan yang humanis, Babinsa berupaya membangun kedekatan dengan warga sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah binaan.
Usaha produksi tempe merupakan salah satu bentuk usaha rumahan yang memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan semangat, ketekunan, dan pengelolaan usaha yang baik, UMKM diharapkan mampu menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang usaha di lingkungan sekitar.
Danramil 0822/08 Grujugan, Kapten Inf Sugiyanto, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap pelaku UMKM merupakan bagian dari kepedulian Babinsa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan memahami kondisi serta potensi yang dimiliki warga binaannya. Melalui pendampingan seperti ini, kami ingin memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM agar terus bersemangat mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Kapten Inf Sugiyanto.
Ia menambahkan, kedekatan Babinsa dengan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi di wilayah pedesaan.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0822/08 Grujugan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.(Yan)












