Program Makan Bergizi Gratis dinilai berjalan efektif berkat manajemen logistik dan variasi menu yang tepat_
*BONDOWOSO,Indonesia Emas.Com* – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bondowoso khususnya SPPG Sempol,Prajekan mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah dan orang tua siswa atas kinerja dalam menyalurkan program Makan Bergizi Gratis. Apresiasi diberikan menyusul konsistensi distribusi makanan sehat serta inovasi menu yang disesuaikan dengan selera anak.
SPPG sempol prajekan dinilai berhasil membangun sistem distribusi yang tepat waktu dan menjaga standar keamanan pangan di setiap titik layanan.”Kami berterima kasih kepada Ibu Verti pratiwi,S,Pd dan tim SPPG sempol prajekan. Dalam beberapa bulan terakhir, tidak ada laporan keterlambatan distribusi. Menu yang disajikan juga bervariasi, tidak monoton. Anak-anak jadi lebih semangat makan di sekolah,” ujar Kepala madrasah MTS Kyai Mas,Prajekan,Darlin kurniah Oktavia,S.TP., saat ditemui di sekolah, Selasa (19/Mei/2026).

Menurut penjelasan koordinator MTS Kyai Mas Prajekan,Ibu latifatun Nasihah,S.Ag keberhasilan program ini tidak lepas dari koordinasi SPPG dengan penyedia bahan pangan lokal. Pendekatan tersebut sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar sekolah’ ucapnya.
Lanjut kepala SPPG Sempol,prajekan,Verti pratiwi,S,Pd, menyampaikan bahwa kunci utama kelancaran program adalah perencanaan menu berbasis Angka Kecukupan Gizi dan ketersediaan bahan pangan lokal.
“Kami menyusun menu mingguan dengan komposisi karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, buah, serta susu. Semua bahan kami ambil dari pemasok lokal Bondowoso untuk memastikan kesegaran dan menekan biaya logistik,” jelasnya.

SPPG sempol,prajekan,Bondowoso saat ini melayani lebih dari 2.525 penerima manfaat dari 23 sekolah SDN,SMP,SMA, TK dan madrasah ibtidaiyah. Setiap porsi makanan disiapkan dengan standar higienis dan melalui uji mutu sebelum didistribusikan.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah untuk menekan angka stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa. Keberhasilan di dapur SPPG sempol prajekan, diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain.tutupnya.(yanto)












